CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

(>_-)

~sayang dia~

Blog Archive

~ Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ~

. : :Ahlan Wasahlan Wa marhaban bikum : : .

Alhamdulillah syukur padamu illahi...kerana memberi ku ruang dan rasa cinta untuk mengilham ruang muhasabah, mentarbiah juga membina cita-cita dalam menuju anjakan paradigma dan membina sahsiah diri yang berpotensi dalam menjadi hamba Allah yang bertaqwa didunia dan akhirat~insyaallah~


Allah.....semoga ruang ini adalah jalan kami menuju keinsafan jua peringatan pada diri hamba dan sahabat tersayang di dunia akhirat...


Showing posts with label bicara : ILMI. Show all posts
Showing posts with label bicara : ILMI. Show all posts

Saturday, September 6, 2014

UNIKNYA AL-QURAN....


1- Jumlah ayat di dalam Al-Qur'an mengikut Ibn Abbas adalah  sebanyak 6,231 ayat ..

2- Jumlah juz Al-Qur'an adalah sebanyak 30.

3- Jmlah surah di dalam Al-Qur'an adalah sebanyak 114.

4- Jumlah ayat Basmalah dalam Al-Qur'an adalah sebanyak 114.

5- Surah yang mempunyai dua basmalah didalamnya adalah surah An-Naml.

6- Surah yang tidak dimulakan dengan Basmalah adalah Taubah.

7- Surah pertama didalam Al-Qur'an adalah surah Al-Fatihah.

8- Surah terakhir didalam Al-Qur'an adalah surah Al-Nas.

9- Wahyu pertama yang diturunkan adalah awal surah Al-'Alaq.

10-Surah lengkap pertama yang diturunkan adalah Al-Muddastir.

11-Wahyu terakhir yang diturunkan adalah ayat 281 surah Al-Baqarah.

12-Surah lengkap terakhir yang diturunkan mengikut Ibn Abbas adalah surah An-Nasr

13-Surah terpanjang dalam Al-Qur'an adalah surah Al-Baqarah.

14-Surah terpendek dalam Al-Qur'an adalah surah Al-Kaustar.

15-Ayat terpanjang dalam Al-Qur'an adalah ayat 282 surah Al-Baqarah.

16-Ayat terpendek dalam Al-Qur'an adalah ayat 1 surah Al-Fajr.

17-Ayat sajadah dalam Al-Qur'an adalah sebanyak 14.

18-Surah yang mempunyai dua ayat sajadah adalah surah Al-Haj.

19-Surah pertama yang mengandungi ayat sajadah Al-'Araf.

20-Surah terakhir yang mengandungi ayat sajadah Al-'Alaq.

21-Surah yang terletak di pertengahan Al-Qur'an Al-Kahfi.

22-Jumlah surah jenis Makki adalah sebanyak 86.

23-Jumlah surah jenis Madani adalah sebanyak 28.

24-Bacaan imalah terdapat pada ayat 41 surah Hud.

25-Bacaan tashil terdapat pada ayat 44 surah Fussilat.

26-Bacaan naql terdapat pada ayat 11 surah Al-Hujurat :

27-Bacaan isymam terdapat pada ayat 11 surah Yusuf :

28-Bacaan saktah terdapat pada 5 ayat :

a) Ayat 1, surah Kahfi
b) Ayat 51, surah Yaasin
c) Ayat 28, surah Haqqah (boleh saktah dan waqaf)
d) Ayat 27, surah Qiyamah
e) Ayat 14, surah Muthaffifin
READ MORE- UNIKNYA AL-QURAN....

Sunday, March 27, 2011

Sabar Itu Indah..............

Manusia seringkali berlaku egois. Ketika menginginkan rindu sesuatu, ia berdoa habis-habisan dan berupaya sungguh-sungguh demi tercapainya segala yang dirindukan. Tatkala berhasil, serta-merta ia pun melupakan Allah. Bahkan ia menganggap bahwa keberhasilan itu adalah hasil jerih payah dirinya sendiri.

Sebaliknya, bila kegagalan menimpa, ia sering kecewa karenanya. Terkadang ia berburuk sangka kepada Allah dan menimpakan kekecewaannya itu kepada siapa saja yang dianggap biang penyebab kegagalan tersebut. Padahal, rasa kecewa, sedih, dan kesal itu lahir karena manusia terlalu berharap bahwa kehendak Allah harus selalu cocok dengan keinginannya.

Jelas dari kedua sikap tersebut ada sesuatu yang terlewatkan. Yaitu sikap sabar, tawakal, dan syukur nikmat. Karenanya, beruntunglah orang yang memiliki sikap sabar ketika musibah datang menimpa dan memiliki syukur ketika keberuntungan datang menerpa.

Sabar, menurut Dzunnun Al-Mishry, adalah menjauhkan diri dari hal-hal yang bertentangan dengan agama dan bersikap tenang manakala terkena musibah, serta berlapang dada dalam kefakiran di tengah-tengah medan kehidupan. Atau, seperti kata Al-Junaid, "Engkau menelan suatu kepahitan tanpa mengerutkan muka".

Adapun syukur, adalah tindakan memuji si pemberi nikmat atas kebaikan yang telah dilakukannya. Seseorang dikatakan bersyukur kepada Allah, apabila ia mengakui nikmat itu di dalam batinnya, lalu membicarakannya dengan lisan, serta menjadikan karunia nikmat itu sebagai ladang ketaatan kepada-Nya. Pada hakikatnya syukur itu merupakan perwujudan sikap sabar ketika manusia mendapat nikmat.

Mengapa kita harus bersabar ketika mendapatkan nikmat? Karena, karunia nikmat itu justru akan menggelincirkan manusia ke dalam kekhilafan dan memperturutkan hawa nafsu. Betapa banyak orang yang mampu bersabar ketika diberikan ujian, tapi tak mampu bersabar ketika diberi kenikmatan.

Lalu seberapa mampukah kita merasakan nikmatnya sabar?

Syahdan, di masa Rasulullah SAW, sebuah ujian menimpa Ummu Sulaim. Suatu hari anaknya meninggal dunia, padahal suaminya sedang bepergian. Ummu Sulaim berusaha agar kematian anaknya itu tidak diketahui dengan tiba-tiba oleh sang suami sedatangnya dari perjalanan nanti. Ia pun mempersiapkan hidangan untuk menyambut kedatangan suaminya.

Ketika sang suami datang, ia pun segera menyantap hidangan yang telah dipersiapkan dengan lahapnya. "Bagaimana keadaan anak kita sekarang?" tanya suaminya. "Alhamdulillah, sejak sakitnya itu tidak pernah setenang malam ini," jawab Ummu Sulaim.

Sementara itu, Ummu Sulaim menghias diri dengan memakai pakaian terindah yang dimilikinya, agar sang suami timbul hasratnya. Tak lama setelah sang suami menggauli dan memuaskan hajatnya, Ummu Sulaim mulai bertanya, "Apakah Kanda tidak merasa heran dengan tetangga-tetangga kita itu?"

"Mengapa mereka?" tanya suaminya."Mereka itu diberi pinjaman, tetapi setelah diminta kembali, tiba-tiba mereka menyatakan kedukacitaan yang luar biasa," jawab Ummu Suliam."Buruk sekali kelakukan mereka itu," ujar suaminya.Ketika itulah ia memberitahukan apa sebenarnya yang terjadi terhadap anaknya. "Kanda," ujarnya. "Bukankah anak kita itu hanya pinjaman dari Allah? dan kini Allah telah memanggilnya kembali".

Setelah mendengar perkataan istrinya tersebut, sang suami pun sadar akan apa yang terjadi. "Alhamdulillah, inna lillahi wa inna ilaihi raaji'uun," ujarnya penuh ketabahan. Keesokan harinya, pagi-pagi benar suaminya pergi ke tempat Rasulullah SAW dan memberitahukan kejadian tersebut. Rasul pun berdoa untuk keluarga itu, "Ya Allah, berilah keberkahan untuk kedua suami istri itu pada malam harinya tadi".

Dalam kisah lain diceritakan bagaimana sedihnya Nabi Ya'kub ketika mendengar anaknya, Yusuf meninggal, hingga dikisahkan bagaimana matanya menjadi putih (QS. Yusuf: 84). Dan kesedihan itu semakin bertambah ketika anaknya yang lain Bunyamin ditahan pemerintah Mesir. Namun, apa yang dikatakan Nabi Ya'kub ketika itu? "Fa shabrun jamiil" (QS. Yusuf: 83). Sabar itu indah!

Jadi, kemampuan merasakan nikmatnya sabar terletak pada seberapa besar mutu pengakuan akan adanya takdir dan kemahakuasaan Allah SWT. Seseorang bisa sabar - seperti yang dilakukan Ummu Sulaim dan suaminya - bila ia mampu meyakini bahwa semua yang terjadi karena izin Allah dan meyakini bahwa Allah tidak akan mendzalimi hamba-Nya.

Sa'ad bin Jubair memberikan contoh tentang seorang budak belian yang dipukul dengan cambuk. Namun sikap budak tersebut seolah-olah mencerminkan makna firman-Nya, Inna lillahi Sesungguhnya kami hanya milik Allah semata. Jadi, ia mengakui bahwa dirinya adalah kepunyaan Allah yang bebas dipergunakan dan diapakan saja oleh Allah.

Sedangkan harapannya akan pahala dikarenakan musibah tersebut seakan merupakan makna dari firman-Nya, Wa inna ilaihi raaji'uun Dan kepada-Nya kita kembali. Oleh karena itu, tidak mengherankan ketika Abu Bakar As-Siddiq jatuh sakit, dan para sahabat yang menjenguknya bertanya, "Saudaraku, tidakkah sebaiknya kami panggilkan saja tabib?". Abu Bakar menjawab, "Sudah, tabib sudah memeriksaku". "Apa yang dikatakannya?" tanya mereka. Abu Bakar menjawab, "Dia katakan, 'Aku Maha Berbuat terhadap apa yang Aku kehendaki !".

Dengan demikian, syarat mutlak orang bisa bersabar adalah ketika ditimpa sesuatu, pikirannya langsung tertuju hanya kepada Allah SWT. Inilah kunci terpenting yang harus dimiliki siapa saja yang ingin menjadi ahli sabar.

Karena itu, keindahan dan keluhuran pribadi seseorang dapat dilihat dari sejauh mana ia pandai bersabar. Semakin seseorang mampu bersabar, niscaya akan semakin indah pula akhlaknya. Jaminan Allah pun demikian luar biasa bagi ahli sabar. "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas!" (QS. Az-Zumar:10).

"Dan berikanlah kabar gembira pada orang-orang yang sabar, yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, 'Inna lillaahi wa inna ilahi raaji'uun'. Mereka itulah orang-orang yang mendapat rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk". (QS. Al-Baqarah:155-157).

Wallahu a'lam...........
READ MORE- Sabar Itu Indah..............

Tuduhan Zina & Liwat : Boleh Percaya Atau Tidak ?

Tuduhan Zina & Liwat : Boleh Percaya Atau Tidak ?

Akhir-akhir ini di sana sini membicarakan persoalan liwat dan politik. Namun di tengah-tengah tuduhan oleh pihak terbabit, ingin saya mengingatkan semua pembaca dan mereka yang mengikuti isu terbaru politik Malaysia ini agar BERAWAS-AWAS. Ia tidak seperti mempercayai tuduhan-tuduhan lain seperti dia agen Yahudi, mereka makan rasuah, amalkan kronisme, pasukan Sepanyol akan menang final Euro dan lain-lain.

Menurut hukum Islam, semua individu Islam perlu berawas dalam mempercayai atau menyebarkan apa jua berita berkaitan zinanya seseorang dan juga liwat. Imam Ibn Qudamah dan lain-lain ulama silam yang berautoriti menyebut dengan jelas bahawa menuduh liwat tanpa saksi termasuk dalam hukum qazf. ( Al-Mughni, 9/72 ; Syarh Muntaha Al-Iradat, 3/599 ; Kasyyaf Al-Qina', 6/433)

Imam Abi Ishak As-Shirazi As-Syafie berkata :

ولا يقبل في اللواط إلا أربعة لانه كالزنا في الحد في الشهادة

Ertinya : Tidak diterima dalam tuduhan liwat kecuali empat saksi kerana ia adalah sama seperti zina dalam (keperluan saksinya) untuk disabitkan hukum" ( Al-Muhazzab, 3/332)

Tanpa berhati-hati, seseorang yang percaya dan menyebarkannya boleh jatuh dalam kesalahan Qazaf yang amat besar dosanya di sisi Islam.

Kesalahan ini dicatat oleh Allah swt :-

وَالَّذِينَ يَرْمُونَ الْمُحْصَنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاء فَاجْلِدُوهُمْ ثَمَانِينَ جَلْدَةً وَلَا تَقْبَلُوا لَهُمْ شَهَادَةً أَبَدًا وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

Ertinya : Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik ( An-Nur : 4)

Imam Al-Qurtubi berkata sebab turun ayat ini adalah antara kepada kes fitnah terhadap Sayidatina Aisyah ataupun kes Hilal bin Umaiyah (yang menuduh istreinya berzina) atau lainnya, namun yang terpenting hukumnya berjalan terus.

Walaupun ayat kelihatan menyebut kesalahan menuduh zina dan liwat kepada sang wanita, namun tuduhan kepada lelaki juga termasuk dalam ayat ini secara sepakat ulama dan ijma ulama (Al-Jami Li Ahkam Al-Quran, Al-Qurtubi).

RINGKASAN SYARAT-SYARAT

Qazf mempunyai beberapa syarat :-

1) Syarat kepada penuduh :

Beraqal

Sudah baligh

2) Syarat BENDA YANG DITUDUH untuk dianggap qazaf

Menuduh dengan salah satu antara tiga tuduhan yang mewajibkan dihukum, iaitu ZINA dan LIWAT atau menafikan nasab anak sendiri ( ertinya menuduh isteri berzina). ( Al-Fawakih Al-Dawani, 2/211)

3) Syarat orang yang dituduh

Beraqal

Baligh

Islam

Merdeka diri

BERSIH DARI tuduhan yang dilemparkan kepadanya.

Justeru, saya nasihatkan agar semua yang membaca berita hangat terkini dalam arena politik Malaysia hari ini agar menahan diri dan menyerahkannya kepada pihak hakim untuk meneliti bukti-bukti kedua-dua pihak, sebagaimana disebutkan oleh Allah swt :-

ثُمَّ لَمْ يَأْتُوا بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاء

Para ulama sepakat bahawa ayat ini menunjukkan wajibnya penuduh membawakan saksi seramai empat orang. Perbincangan terperinci berkenaan hal ini terlalu panjang. Namun saksi inilah kuncinya, tanpanya, kita tidak atau belum boleh mempercayai satu apa pun berkenaan tududan zina dan liwat atau kita mencari nahas di akhirat. (Al-Mughni, 9/72 ; Syarh Muntaha Al-Iradat, 3/599 ; Kasyyaf Al-Qina', 6/433)

Imam Malik berkata :

قول مالك، وإن اضطرب واحد منهم جلد الثلاثة، كما فعل عمر في أمر المغيرة بن شعبة،

Ertinya : Jika salah seorang dari empat saksi goyah dan tidak kukuh penyaksiannya, ketiga-ketiga saksi yang lain akan dihukum sebat (80 kali kerana qazaf), sebagaimana yang dilakukan oleh Umar dalam kes Al-Mughirah Bin Syu'bah, (iaitu apabila seorang saksi bernama Ziyad tidak bersaksi maka semua tiga orang saksi sebelum itu disebat kerana menuduh Al-Mughirah.) ( Al-Jami' Li Ahkam Al-Quran, Al-Qurtubi)

Selain dari mesti dihukum sebat 80 kali bagi mereka yang menuduh zina dan liwat tanpa 4 saksi, si penuduh juga dihukum dengan penyaksiannya akan tertolak selama-lamanya selain dianggap Fasiq. Namun majoriti ulama berkata, dikecualikan bagi mereka yang bertaubat bersungguh-sungguh.

Namun Al-Qadhi Suraih, Ibrahim An-Nakh'ie, Hasan Al-Basri, Sufyan At-Thawry dan Imam Abu Hanifah tidak sependapat apabila mereka berkata penolakan hak boleh beri saksi kekal walalupun taubat, hanya gelaran fasiq sahaja yang dihapuskan di sisi Allah.

Sekadar itu sahaja bagi memperingatkan umat Islam di Malaysia agar jangan tersilap langkah dalam menerima berita-berita hal zina dan liwat ini.

Mungkin si pendakwa dan mereka yang menyebarkannya TIDAK AKAN dihukum qazaf di dunia, namun Allah maha mengathui siapa yang benar dan salah, hukuman pasti menunggu di AKHIRAT, bermula dari alam barzakh, sama ada pendakwa atau tertuduh. Kecualilah jika individu tersebut bukanlah seorang manusia yang akan menemui kematian, namun semua akan menemui kematian.

Namun ingat, bukan tugas kita untuk mempercayai selagi syarat-syarat yang disebut di atas tidak dipenuhi. Apa jua keputusan mahkamah, itu keputusan mahkamah dan selaku orang yang tidak terlibat, kita tidak dipaksa atau terpaksa untuk mempercayai atau menolak.

TAMBAHAN

Isu-isu semasa di Malaysia masih lagi sempat diikuti, terasa juga ingin menulis panjang beberapa isu seperti tidak setujunya saya dengan pandangan bekas Mufti Perlis dalam isu liwat dan saksi, namun beberapa perkara yang masih serabut di sini menghalang saya dari meluangkan waktu untuk mengulas isu ini dengan panjang lebar buat masa ini.

S.S Dr Mufti Perlis ( sekarang bekas) dinyatakan berkata :-

"Mereka ini keliru antara seseorang yang mendakwa orang lain melakukan zina dengan orang yang mendakwa dirinya dirogol dan diliwat," kata Dr Asri.

"Jika disamakan kaedah ini bererti mangsa-mangsa rogol dan liwat kena datangkan empat orang saksi dan kalau gagal berbuat demikian, mereka akan disebat 80 kali. Inikah Islam yang mereka faham?

"Kesalahan memahami hukum beginilah yang akan mengelirukan umat Islam? Jika ini yang ditonjolkan pada masyarakat, maka orang akan anggap Islam itu zalim," katanya lagi." ( Sumber )

Tidak mengulas panjang isu ini, saya hanya ingin memberikan ringkasan pendapat saya dalam isu ini. Bagi mereka yang rajin membaca terperinci, bolehlah merujuk tulisan saya yang lalu di link berikut

Sesiapa sahaja yang menuduh dirogol atau diliwat oleh orang tertentu, ia wajib membawakan empat saksi. Ramai menyoal, dimanakah rasionalnya seseorang dirogol atau diliwat kemudiannya dituntut membawa empat saksi lelaki adil jika ingin mendakwa si penjenayah?. Jika tiada saksi apakah adil untuk di hukum sebatan si pendakwa kerana qazaf?.

NOTA : cuba dengarkan ulasan ringkas saya dalam hal ini di video ini bermula minit 6:57.

Akibatnya, ramai tersilap faham lalu terbayang ‘zalim'nya hukum Islam. Padahal ia tidak sedemikian. Hakikatnya, sistem Islam menjaga kedua-dua belah pihak, penuduh dan yang dituduh.

Padahal isunya adalah sistem kita yang lemah dalam menjaga perkara yang perlu dirahsiakan. Hasil perbincangan saya dengan Mufti Besar Mesir (Sheikh Prof. Dr Ali Al-Jumaah) pada tahun 2004 dalam hal ini amat jelas. Malah saya turut membincangkan hal yang sama dengan professor-professor Shariah di Jordan seperti Prof. Dr Sheikh Mohammad ‘Uqlah El-Ibrahim dan lain-lain. Ia juga pernah diulas sebahagiannya oleh Sheikh Prof. Dr Ramadhan Al-Buti.

Kesimpulannya, begini :-

1- Seseorang yang mendakwa diri diliwat dan dirogol tetap diTUNTUT membawakan empat saksi lelaki adil yang melihat dengan jelas akan apa yang didakwa. Ia hukum asal. Tuduhan dari pihak ketiga atau pihak yang mendakwa menjadi mangsa adalah sama sahaja. Sebagaimana ulama bersepakat, seorang bapa menafikan nasab keturunan anak yang dilahirkan oleh isterinya sebagai menuduh isterinya berzina. Cara penyelesaian khusus diberikan oleh Islam dalam hal ini adalah Li'an. Inilah cara yang dipersetujui oleh Mufti Perlis mungkin berdasarkan kaedah qiyas.

2- Jika tidak mempunyai saksi lelaki yang cukup, terdapat ulama yang membenarkan saksi wanita yang adil untuk diterima iaitu jika kejadian berlaku di tempat yang tidak memungkinkan ada lelaki. Tatkala itu saksi wanita diterima dengan kiraan 2 wanita menyamai 1 lelaki. (rujuk link artikel di atas untuk membaca lanjut)

3- Jika masih tiada saksi maka si ‘mangsa' BOLEH membawakan dakwaan kepada pihak berkuasa dan WAJIB dibuat secara TERTUTUP DAN RAHSIA. Kerajaan WAJIB menjaga aduan ini agar tidak tersebar sama sekali. Jika tersebar, kesalahan terletak di atas bahu kerajaan. Inilah yang dikatakan sistem yang lemah. Setiap isu yang diadu kerap tersebar ke media terutamanya apabila membabitkan selebriti dan orang politik.

4- Prof Dr Ali Jumaah selaku Mufti Mesir juga bersetuju bahawa jika aduan tertutup dibuat, dan disertakan ‘qarain' atau bukti-bukti selain saksi seperti air mani, bulu dan lain-lain yang boleh membantu dakwaan. Ia akan dibicarakan di mahkamah dan hukuman qazaf TIDAK DIKENAKAN kerana Maqasid dari hukuman Qazf adalah untuk membersihkan nama dan maruah tertuduh dari tercemar di mata awam. Namun apabila ia dibuat secara tertutup, TIADA KEMUSNAHAN MARUAH tertuduh berlaku lalu inilah yang ingin dielakkan oleh Islam, iaitu kemusanahan maruah tanpa saksi yang cukup. Dalam keadaan ini, kerosakan maruah mereka yang didakwa ‘merogol atau meliwat‘ akan terkawal dan proses perbicaraan akan menentukan tindakan selanjutnya.

5- Bukti diberikan dianalisa, kemudian jika terbukti benar dakwaannya, perogol dan peliwat akan dihukum ta'zir dan bukan hudud kerana terdapatnya unsur syubhat dalam cara pensabitannya. Justeru, perogol dan peliwat akan dihukum sewajarnya smenurut hemat dan kebijaksanaan hakim Syarie. Jika pengadu tewas di mahkamah, hukuman qazaf juga tidak dilaksanakan kerana dakwaan tertutup dan syubhah dalam pensabitan hukuman qazaf. Justeru, tiada siapa yang terzalim dalam hal ini.

6- Perlu difahami hujjah mereka yang mengatakan zalim hukum jika dihukum qazaf mesti ditimbang sewajarnya antara hak individu yang dituduh dan menuduh. Ada pihak seolah membelakangkan hak mereka yang DITUDUH lalu terlalu melebihkan hak yang menjadi ‘mangsa', kononnya perlu dikasihani. Bagaimana jika tuduhan itu palsu, bukankah yang DITUDUH juga perlu pembelaan Islam. Perlu diingat, dengan mudah seorang wanita tiba-tiba mengaku dirogol oleh seorang Mufti atau Imam Besar tanpa sebarang saksi. Kemudian, dengan mudah boleh diselesaikan hanya dengan bersumpah dan bermubahalah semata-mata?. Mungkin ia belum tentu sesuai pada masanya.

7- Justeru, Islam menjaga kedua-dua belah pihak yang menuduh dan tertuduh, kerana itu sesiapa yang ingin mendakwa dirogol atau diliwat mesti empat saksi atau jika tidak, WAJIB membuat laporan secara tertutup dan kerajaan WAJIB pula menjaga dakwaan dari tersebar.

Itulah ulasan ringkas saya buat masa ini. Saya juga tidak sempat membawakan rujukan kitab dan lain-lain hujjah. Mengulas isu ini perlu lebih bertenang dan perbincangan dengan para ilmuan lain agar tidak tersilap mengulas, terutamanya dari seisapa sahaja yang berlatarbelakangkan agama.

Sekian

Zaharuddin Abd Rahman

www.zaharuddin.net

29 Jun 2008
READ MORE- Tuduhan Zina & Liwat : Boleh Percaya Atau Tidak ?

Friday, January 21, 2011

Pensyariatan tawassul


Oleh PANEL PENYELIDIKAN YAYASAN SOFA, NEGERI SEMBILAN


SHEIKH Ibnu Taimiyyah adalah antara tokoh yang sering menjadi rujukan dan sandaran utama oleh kelompok yang memandang serong terhadap tawassul dan beberapa isu lain seperti bidaah hasanah dan fiqh bermazhab.

Mungkin atas sebab itu, Al-Allamah Dr. Sayyid Muhammad bin Sayyid Alawi al-Maliki turut merujuk khusus kepada pandangan beliau dalam kitabnya Mafahim (Kefahaman Yang Wajib Diperbetulkan).

Berkata Sheikh Ibnu Taimiyyah di dalam kitabnya Qa’idah Jalilah fi al Tawassul wa al Wasilah (H: 5) ketika membicarakan tentang firman Allah SWT: Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan carilah wasilah (jalan/perantara) untuk mendekatkan diri kepada-Nya. (al-Maaidah: 35),

“Mencari wasilah kepada Allah hanya berlaku bagi orang yang bertawassul kepada Allah dengan keimanan terhadap Nabi Muhammad SAW dan ikutan terhadap Sunnahnya.

“Bertawassul dengan keimanan dan ketaatan kepada Baginda SAW, merupakan kefarduan bagi setiap individu dalam setiap keadaan; zahir dan batin, tidak kira sama ada ketika Rasulullah SAW masih hidup atau selepas kewafatannya, ketika kewujudannya atau ketiadaannya.

“Tidak jatuh kewajipan bertawassul dengan keimanan dan ketaatan kepada Baginda SAW daripada seseorang makhluk dalam apa jua keadaan sekali pun setelah tertegaknya hujah. Bahkan, ia tidak akan gugur dengan apa pun jua alasan.

“Tidak ada jalan untuk menuju kepada kemuliaan dan rahmat Allah, serta terselamat daripada kehinaan dan siksaan-Nya, melainkan dengan bertawassul dengan keimanan dan ketaatan kepada Baginda SAW.

“Rasulullah SAW adalah pemberi syafaat kepada makhluk, pemilik makam yang terpuji yang amat dicemburui oleh manusia yang terdahulu dan terkemudian. Baginda SAW adalah pemberi syafaat yang paling agung kedudukannya dan paling tinggi pangkatnya di sisi Allah.

Allah telah berfirman tentang Musa a,d yang bermaksud: Dan adalah dia seorang yang mempunyai kedudukan yang terhormat di sisi Allah. (al-Ahzaab: 69)

Allah juga telah berfirman tentang al Masih a.s: Dia merupakan seorang yang terkemuka di dunia dan akhirat. (ali-‘Imran: 45)

Adapun, Nabi Muhammad SAW merupakan nabi yang paling tinggi pangkat dan kedudukannya daripada nabi-nabi dan rasul-rasul yang lain, tetapi syafaat dan doa baginda SAW hanya dapat dimanfaatkan oleh orang yang disyafaatkannya dan didoakannya.

Maka sesiapa yang didoakan dan disyafaatkan oleh Rasulullah SAW, barulah dia boleh bertawassul kepada Allah dengan syafaat dan doa baginda SAW tersebut, sebagaimana para sahabat r.a bertawassul kepada Allah dengan doa dan syafaat baginda SAW.

“Begitu juga sebagaimana manusia bertawassul kepada Allah pada hari Kiamat dengan doa dan syafaat baginda SAW”.

Dalam al Fatawa al Kubra (1/140), Sheikh Ibnu Taimiyyah ditanya: Adakah harus bertawassul dengan Nabi SAW ataupun tidak? Maka beliau menjawab: Alhamdulillah, adapun bertawassul dengan keimanan dengan Nabi SAW, kasih dan ketaatan kepada Baginda SAW, bacaan selawat dan salam ke atas Baginda SAW, doa-doa dan syafaatnya dan sebagainya yang merupakan perbuatan Baginda SAW dan hamba-hamba Allah yang sememangnya diperintahkan menunaikan haknya, maka ia adalah disyariatkan dengan persepakatan kaum Muslimin.

READ MORE-

Monday, October 4, 2010

Freemason ialah pertubuhan persaudaraan yang muncul dengan asal usul yang kabur antara pada akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17. Pertubuhan ini kini wujud dalam berbagai-bagai bentuk di seluruh dunia, dengan keahliannya dianggarkan sebanyak sekitar lima juta (termasuk sekitar 480,000 orang di England, Scotland dan Ireland sahaja, serta lebih kurang dua juta orang di Amerika Syarikat. Pertubuhan Freemason yang wujud dalam pelbagai bentuk berkongsi prinsip dan pandangan moral dan metafizik yang sama, lazimnya mereka berkongsi kepercayaan kepada satu Makhluk Agung (Supreme Being).



Asal-usul



Kultus kuno

Terdapat pelbagai legenda dan teori mengenai asal-usul kewujudan Freemason. Ada yang mengaitkannya dengan kultus Iris-Osiris pada zaman Mesir kuno. Ada pula yang mengatakan bahawa ia ditubuhkan pada abad ke-2 SM oleh ahli kitab atau pendeta Yahudi daripada mazhab Essene.

Sesetengah ilmuan Freemason berpendapat bahawa bahawa Freemason menjejak akar umbi mereka kepada pembinaan Haikal Sulaiman (King Solomon’s Temple) di Jerusalem pada 967 S.M. Asas cerita itu tertumpu kepada seseorang yang bernama Hiram Abiff yang mendakwa mengetahui rahsia Haikal Sulaiman.



Kesatria Templar

Freemason juga dikaitkan dengan ahli Kesatria Templar (Knight's Templar). Mengikut legenda, pada abad ke-11, Kesatria Templar telah menjumpai harta karun di tinggalan bangunan Haikal Sulaiman. Ini menyebabkan kebanyakan mereka menjadi tersangat kaya sehinggalah harta itu dirampas oleh Raja Perancis Philip IV. Kesatria Templar dipenjarakan tetapi ada yang melarikan diri. Pergerakan ini menjadi sulit dan muncul kembali pada abad ke-17 di bawah nama Freemason.

Albert Pike (1872) pula dalam bukunya Morals and Dogma of the Ancient and Accepted Scottish Rite of Massonry, berpendapat bahawa pada kurun ke-11, Kesatria Templar telah berpakat bersama Ketua Gereja di Constantinople. Pada masa itu Ketua Gereja Constantinople (daripada Gereja Ortodoks Timur) bersaing dengan Gereja Katolik Rom. Ahli Kesatria Templar bersumpah setia untuk melindungi umat Kristian yang melawat tempat suci; manakala matlamat rahsia mereka adalah untuk membina semula Haikal Sulaiman. Binaan ini akan menjadi tempat paling suci untuk orang Kristian dan akan dapat menandingi kediaman suci Gereja Katolik di Roma. Ahli Templar berselindung di bawah nama Brethren-Masons. Nama ini Frères Maçons dalam bahasa Perancis dieja menjadi Free-Masons dalam bahasa Inggeris.



Persatuan tukang batu

Penjelasan yang lebih berasas mengenai gerakan Freemason ialah ia berkembang daripada persatuan pemahat dan tukang batu (dalam bahasa Inggeris, pemahat atau tukang batu dipanggil mason atau stone mason) pada Zaman Pertengahan di Eropah. Pada masa itu, mereka diambil untuk bekerja oleh raja dan pihak gereja. Terdapat dua jenis tukang batu. Satu ialah tukang batu yang memahat batu-batu biasa yang dinamakan rough mason. Freestone mason pula adalah tukang batu yang memahat batu-batu yang lebih terperinci dan dengan kesenian. Mereka ini adalah golongan bebas (free) dan bukan hamba kepada mana-mana tuan yang kaya. Nama "Freestone mason" kemudian disingkatkan menjadi Freemason. Oleh sebab keistimewaan dan kebolehan mereka, golongan ini menubuhkan kelab atau persatuan sendiri untuk membincangkan pertukangan, kesenian dan kadar upah mereka. Salam tangan rahsia, kata-kata rahsia dan tanda-tanda lain direka untuk membezakan mereka dengan tukang batu yang lain.



Sejarah

-------------------------------------------------------

Terdapat beberapa bukti Freemason mula tersebar di benua Eropah seawal akhir kurun ke-16 Masehi. Salah satu bukti bertulis awal yang menunjukkan cabang Freemason telah ada di England pada tahun 1641 ialah rekod inisiasi Robert Moray, salah seorang keluarga raja. Moray menjadi anggota Freemason di Edinburgh pada 20 Mei 1641. Selain itu, Elias Ashmole, yang juga berdarah keluarga Raja England, menulis dalam buku diarinya bahawa dia telah menjadi anggota Freemason di Lancashire, pada 16 Oktober 1646.

Peristiwa penting dalam perkembangan Freemason adalah pada 24 Jun 1717 dengan terdirinya Loji Besar England (Grand Lodge of England). Dengan terdirinya pusat bagi persatuan itu di England, Freemason kini menjadi organisasi nasional yang tidak lagi bergerak secara rahsia. Loji Besar England merupakan gabungan daripada empat cabang Freemason dan mereka mempercayai falsafah yang sama iaitu "Agama yang mana semua manusia bersetuju... adalah menjadi Manusia yang Baik dan Benar" (Religion is which all men agree… that is, to be Good Men and True).

Dengan terbentuknya Loji Besar England, gerakan Freemason semakin merebak sehingga berkembang melintasi benua Eropah sehingga ke benua Amerika.





Etika Freemason

-----------------------------------------------------

Freemason mengamalkan tiga etika-etika yang diikuti demi mengaburi pergerakan mereka



Persaudaraan

Setiap pengikut-pengikut Freemason diwajibkan untuk bertoleransi, dan berfikiran positif sesama sendiri agar pendirian mereka mudah diterima.

Menderma dan beramal kebajikan

Pengikut Freemason melakukan pelbagai perkara kebajikan demi untuk menarik lebih ramai pengikut mereka.


Kebenaran

Mereka berpegang teguh terhadap kepercayaan mereka. Mereka percaya bahawa prinsip yang mereka bawa membawa lebih kepada kemajuan dan mendapat kehidupan yang lebih baik.





Struktur organisasi

----------------------------------------------------------

Loji Besar (Grand Lodge) adalah badan bebas dan berdaulat yang mentadbir Freemason di sesebuah negara, negeri atau kawasan. Tiada satu badan teratas yang mengawal Freemason di peringkat global. Perhubungan antara loji-loji yang berlainan bergantung kepada kehendak atau pengiktirafan bersama.

Loji merupakan unit asas Freemason. Setiap loji baru mesti mempunyai waran atau piagam yang diberi oleh Loji Besar yang membenarkannya untuk membuat perjumpaan dan beroperasi. Loji mesti mengadakan perjumpaan pada tempat yang tetap dan tarikh yang telah ditentukan. Ia akan memilih, menerima ahli baru dan mempromosikan ahli dan pegawainya. Ia juga akan membina dan mengurus aset dan hartanahnya termasuk rekod perjumpaan. Seperti organisasi lain, ia mempunyai perjumpaan rasmi, perjumpaan tahunan, dana amal, surat menyurat dan laporan, yuran keahlian, akaun, acara istimewa dan pelbagai lagi. Setiap loji mempunyai tradisi unik tersendiri.









Prinsip dan aktiviti utama

----------------------------------------------------------------

Freemason seringkala dipanggil sebagai "persatuan rahsia". Bagaimanapun bagi ahli Freemason, persatuan mereka lebih tepat sebagai persatuan yang hanya boleh difahami oleh orang tertentu kerana sesetengah aspeknya adalah sulit. Pada kurun ke-21, persatuan ini menjadi tidak lagi rahsia (lebih terbuka) dan lebih kepada "persatuan yang mempunyai rahsia". Aspek sulit dalam persatuan moden ini adalah pengiktirafan sesama ahli dan sesetengah elemen ritual. Walaupun ia sebuah organisasi yang pelbagai, kerja amal masyarakat dan memelihara persaudaraan sesama ahli masih menjadi perkara pokok.





Gerakan Freemason

------------------------------------------------------------------
Freemason di Amerika Syarikat

George Washington, yang menjadi Presiden pertama Amerika Syarikat pada 30 April 1789 adalah seorang anggota Freemason. Selain itu, para penandatangan Perisytiharan Kemerdekaan Amerika Syarikat yang ditandatangani pada 4 Julai 1778 oleh William Hoper, Benjamin Franklin, Matthew Thornton, William Whipple, John Hancock, Phillip Livinston dan Thomas Nelson, juga dipercayai pengikut Freemason.

Selain Washington, 13 lagi presiden, lapan naib presiden dan 35 Hakim Mahkamah Agung Amerika Syarikat pernah dikenalpasti sebagai ahli Freemason. Washington adalah ahli Freemason yang berpusat di New York City. Ahli Freemason yang dikenal pasti di Amerika Syarikat dianggarkan berjumlah tiga juta dan di New York sahaja terdapat lebih kurang 136,000 ahli.



Freemason di Iraq

Sebilangan cawangan Freemason di Iraq telah wujud seawal tahun 1903, dan bertambah bilangannya apabila negara itu diperintah di bawah Mandat British sejurus selepas Perang Dunia I. Bagaimanapun, keadaan itu berubah pada bulan Julai 1958 selepas Revolusi, dengan pembubaran pemerintahan beraja dan pengisytiharan Iraq sebagai sebuah republik di bawah Jeneral Qasim. Lesen yang membenarkan cawangan Freemason ditarik balik dan undang-undang diperkenalkan untuk mengharamkan sebarang perjumpaan Freemason. Pendirian itu kemudian diperkukuh oleh Saddam Hussein, yang menetapkan hukuman mati bagi mereka yang "mempromosikan atau menyanjung prinsip-prinsip Zionisme, termasuk Freemason, dan mereka yang melibatkan diri dalam pertubuhan Zionisme". Dengan kejatuhan pemerintahan Saddam Hussein selepas serangan Amerika Syarikat ke atas Iraq, pengharaman ke atas Freemason dimansuhkan dan pada tahun 2007, Land Air and Sea Lodge, No. 1 dianugerahi dengan piagam oleh Loji Besar New York (Grand Lodge of New York).



Freemason di Malaysia

Freemason pernah menjadi isu di Malaysia apabila Haji Sulaiman Palestin bertanding jawatan dalam UMNO. Ada dakwaan pemimpin tertentu ditaja atau menjadi ahli Freemason untuk melonjak naik dalam hierarki negara. Awal 1980-an isu ini kembali senyap dalam persidangan UMNO[perlu rujukan - http://ms.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Sumber_petikan]



Di Malaysia, cawangan Freemason beroperasi sebagai Loji Besar Daerah Timur Tengah (District Grand Lodges of Middle East atau DGLME). DGLME secara rasmi bermula di Kuala Lumpur pada 20 Oktober 1916. Ia dipanggil Timur Tengah kerana pada awal kurun ke-19, setiap yang berada antara timur India tidak termasuk timur jauh (Hong Kong, China dan Jepun) dikenali sebagai Timur Tengah. Hanya pada kurun ke-20, istilah Timur Tengah merujuk kepada negara Arab dan Teluk. Cawangan ini bagaimanapun tidak mahu mengubah namanya kerana sudah biasa dengan nama tersebut dan tradisinya.



DGLME ini meliputi bandar yang luas termasuk bandar lain di rantau ini:

* Singapura: 3 loji
* Kuala Lumpur: 3 loji
* Pulau Pinang: 1 loji
* lpoh: 1 loji
* Kuantan: 1 loji
* Kuching: 2 loji
* Port Dickson: 1 loji
* Port Klang: 1 loji
* Taiping : 1 loji
* Kota Kinabalu: 1 loji
* Bangkok: 3 loji
* Pattaya: 1 loji







Tentangan dan kritikan terhadap Freemason

------------------------------------------------------------------------------

Islam dan Freemason

Sesetengah ulama Islam menegaskan adalah tujuan utama Freemason ialah mengambil kembali tanah Palestin dan membina kembali Haikal Sulaiman di bawah runtuhan Masjid Al-Aqsa, kemudian akan melebarkan pemerintahannya ke Syria, Iraq, Jordan, Mesir dan terus menuju ke Al Madinah di Arab Saudi. Pergerakan ini didakwa dibentuk bagi mengembangkan fahaman Yahudi dengan cara bergiat cergas di dalam bidang pendidikan, politik, budaya dan sosial.

Gerakan ini berkembang di seluruh dunia termasuk di negara-negara Islam seperti Turki era Mustafa Kamal Ataturk. Freemason juga berkembang luas di Mesir, Maghribi, Lubnan, Malaysia dan lain-lain. Gerakan ini dikaburkan melalui kegiatan amal seperti membantu keluarga yang miskin dan menganjurkan pertunjukan amal untuk disedekahkan kepada mereka yang memerlukan.

Gerakan ini jelas nyata memperjuangkan kewujudan negara Israel dan Yahudi di bumi Palestin antara tahun 1940an dan 1970-an. Lantaran orang Islam bersikap anti-Freemason, anti-Semitisme dan anti-Zionisme. Ada yang mengaitkan Freemason dengan Dajjal yang akan hadir pada akhir zaman. Ini berdasarkan simbol Free Masonic yang dikenali "Satu Mata Melihat Semua" (All Seeing One Eye) dikatakan menyerupai Dajjal bermata satu.






Kristian dan Freemason

Beberapa mazhab Kristian mempunyai sikap negatif terhadap Freemason termasuk mengharamkan atau tidak menggalakkan penganutnya daripada menjadi ahli Freemason.





Kristian Katolik mempunyai sejarah panjang dalam penolakannya. Penolakan Gereja Katolik berdasarkan dakwaan bahawa Freemason mengajar bahawa semua agama adalah sama yang bertentangan dengan doktrin Gereja Katolik. Terdapat banyak arahan paus yang melarang terlibat dengan Freemason. Pertama adalah daripada Paus Clemant XII pada 28 April 1738 dan yang terbaru daripada Paus Leo XIII pada 15 Oktober 1890. Kanun Hukum Gereja tahun 1917 juga mengharamkan buka yang mesra dengan Freemason.



Pada tahun 1983, Gereja mengeluarkan Kanun Hukum Gereja yang baru tetapi berlainan daripada sebelumnya, ia tidak secara jelas menyebut persatuan rahsia mana yang dikutuk. Ini menyebabkan ramai daripada kalangan penganut Katolik mahu pun daripada Freemason yang percaya larangan ke atas Freemason sudah ditarik balik. Bagaimana pun perkara ini dijelaskan oleh Kardinal Joseph Ratzinger (yang kini Paus Benedict XVI) bahawa pihak Gereja Katolik masih menganggap doktrin Katolik dan Freemason tidak selari dan keanggotaan penganut Katolik dalam Freemason masih dilarang.







Bagi Gereja Protestan pula, penentangan lebih kepada dakwaan Freemason mengamalkan mistik, percaya kepada benda ghaib dan pengikut syaitan (satanisme). Seorang ahli Freemason yang kontroversi, Albert Pike, sentiasa dijadikan contoh rujukan oleh Gereja Protestan. Pike adalah tokoh kontroversi yang terkenal sebagai penganut ajaran syaitan dan juga ahli Freemason. Menurut Pike, tiga perang dunia harus terjadi dengan perang dunia ketiga sebagai yang terakhir untuk memberi jalan kepada mekarnya agama dunia yang baru yang menjadikan Lucifer sebagai tuhan.







-------------------------------------------



Rujukan:






# ↑ Hodapp, Christopher. Freemasons for Dummies. Indianapolis: Wiley, 2005. p.52.
# ↑ UGLE http://www.ugle.org.uk/masonry/YQA-about-freemasonry.htm
# ↑ Griffin, Mark (2002). "Freemasonry and Religion". United Grand Lodge of England. http://www.ugle.org.uk/masonry/freemasonry-and-religion.htm. Retrieved 2007-05-08.
# ↑ howstuffworks.com - freemason.htm
# ↑ The Temple and the Lodge
# ↑ Book=Liturgies of the Ancient and Accepted Scottish Rite of Freemasonry
# ↑ http://freemasonry.bcy.ca/texts/moray_r.html The first recorded initiation in England
# ↑ Josten, C. H. (editor) (1966). Elias Ashmole (1617–1692). His Autobiographical and Historical Notes, his Correspondence, and Other Contemporary Sources Relating to his Life and Work Oxford: Clarendon Press, vol. I, ms. 18
# ↑ laman utama aktivis Freemason di United Kingdom
# ↑ Adnin Armas, Pluralisme Agama dan Gerakan Freemason Yahudi, Hidayatullah.Com, 13 Disember 2005
# ↑ What are Freemasons
# ↑ DGLME.org
# ↑ Carian buku Google
# ↑ Rabbi Jacob Jehudah Leon - THE MODELS OF THE TEMPLE AND THE ENGLISH CRAFT.
# ↑ Masons Desire to Rebuild Solomon's Temple
# ↑ King Solomon's Temple Bookends
# ↑ Can a Muslim Be a Freemason?
# ↑ Freemasonry in Ottoman Palestine
# ↑ In June, 1996 Di Bernardo at the time Grand Master of the Regular Grand Lodge of Italy published his book "Rebuilding the Temple."
# ↑ © MMI - MMV Wasatch Lodge #1 Free & Accepted Masons
# ↑ How The World Has Been Intelligently Controlled?
# ↑ http://www.thetruthseeker.co.uk/article.asp?id=1086 Who Was Albert Pike?




READ MORE-

Rahsia Solat Dari Sudut Sains Dan Kesihatan

from i love islam

Hasil kajian Jabatan Kejuruteraan Biomedikal Universiti Malaya mendapati setiap gerakan solat mempunyai manfaat tersendiri yang mampu meningkatkan tahap kesihatan secara menyeluruh.

Berikut adalah beberapa hasil kajian yang telah dilakukan berkaitan solat:

AKTIVITI OTOT - Profesor Dr Wan Abu Bakar Wan Abas

Beliau yang mengkaji aktiviti otot memberitahu manusia perlu sentiasa melakukan regangan dan senaman kerana otot menjadi lebih kuat apabila selalu digunakan. Katanya, hasil kajian mendapati solat yang membabitkan gerakan tubuh seperti berdiri, tunduk dan bongkok menyamai senaman ringan.

"Kebanyakan otot serta sendi bergerak ketika solat. Umat Islam beruntung kerana solat yang wajib dilakukan setiap hari menyamai aktiviti senaman dan regangan yang memperkuatkan sistem otot dan fizikal tubuh," katanya. Malah, katanya solat sama seperti terapi fizikal yang jika dilakukan secara berterusan dan betul menghasilkan kesan positif terhadap tubuh. Beliau berkata, kajian lebih teliti sedang dilakukan untuk mengenap pasti otot yang aktif ketika solat.

ISYARAT OTAK - Ng Siew Chok

Beliau berkata, perubahan kimia berlaku apabila otak aktif. Proses kimia yang menyebabkan pergerakan ion atau atom membawa cas elektrik boleh diukur menggunakan elektrod yang diletakkan pada kulit kepala. Sejenis alat, iaitu EEG (Electroencephalography) digunakan untuk mengukur isyarat otak daripada aktiviti elektrik.

"Gelombang otak mempunyai beberapa frekuensi irama yang dipengaruhi oleh keadaan fizikal dan emosi. Jenis gelombang otak Alfa (8-13 Hz) menunjukkan keadaan tenang," katanya

Walaupun bukan Islam, Siew Chok kagum terhadap hasil kajian yang dilakukannya apabila mendapati keadaan dan pemikiran orang selepas bersolat tenang dan menyamai keadaan selepas bangun tidur.

"Ada fenomena menarik dalam solat, iaitu keadaan berdiri seketika sebelum sujud sebagai peringkat paling tenang ketika bersolat. Saya bukan Islam dan diberitahu bahawa keadaan itu adalah tomakninah," katanya.

Ketika itu, katanya isyarat alfa meningkat secara mendadak yang menunjukkan seseorang itu berada dalam keadaan tenang.

Siew Chok berkata, solat juga meningkatkan penumpuan terhadap sesuatu perkara dan memperkuatkan kuasa otak.

Sehubungan itu, katanya solat membolehkan seseorang itu menyediakan otak untuk lebih bersedia terhadap sesuatu cabaran yang perlu dihadapinya dalam aktiviti harian.

KOMPOSISI TUBUH - Dr Fatimah Ibrahim

Beliau berkata, komposisi tubuh mengandungi empat komponen utama, iaitu tisu aktif, tisu tulang, komponen air dan lemak.

Beliau berkata, ada beberapa kaedah untuk mengukur komposisi tubuh, tetapi kajian itu menggunakan Analisis Penyepadanan Bio yang menghasilkan keputusan tepat, pantas dan selamat, berbanding pengambilan darah.

"Teknik ini tidak digunakan secara meluas di hospital negara ini, tetapi di Amerika Syarikat, teknik ini digunakan untuk menilai status penyakit seperti Aids, diabetes, demam denggi dan pelbagai penyakit kritikal lain," katanya.

Dalam kajian ini, katanya model untuk mendapatkan komposisi tubuh terbaik adalah dengan melakukan lima perkara, iaitu solat lima kali sehari, memahami maksud bacaan dalam solat, solat berjemaah, rukuk dengan betul (90 darjah) dan melentikkan jari kaki ketika duduk antara sujud dan tahyat akhir.

Dr Fatimah berkata, orang yang tidak melakukan lima perkara ini mempunyai komposisi tubuh yang kurang baik.

Katanya, kajian mendapati secara keseluruhan orang yang solat berjemaah mempunyai kesihatan lebih baik berbanding yang bersolat secara bersendirian.

"Kita mendapati apabila berjemaah, orang yang melakukan solat bersentuh bahu ke bahu. Tubuh manusia seperti bateri. Ketika bersolat, cas tubuh manusia mengalir seperti dalam litar dan akhirnya meneutralkan cas tubuh.

"Sebelum solat, ada orang yang penat dan ada yang tidak penat. Ketika solat, orang yang tidak penat dan mempunyai cas positif akan mengalirkan cas positif kepada orang yang letih dan mempunyai cas negatif," katanya.

Katanya, ini yang menyebabkan orang yang bersolat jemaah mempunyai badan bertenaga dan lebih tenang.

Dr Fatimah berkata, solat tarawih dan berpuasa juga memberi kebaikan dan ini terbukti berdasarkan kajian yang dilakukan.

Sebelum Ramadan bermula, katanya komposisi badan diukur dan selepas 21 hari berpuasa, komposisi tubuh yang diukur semula mendapati keadaan tubuh sihat seperti kolesterol rendah akibat kadar pembakaran lemak yang meningkat serta paras glukos rendah.

Selain itu, katanya posisi tubuh (posture) dalam solat dapat mengubat sakit pinggang. Malah jika berjumpa doktor, pesakit disuruh melakukan senaman seperti berdiri dan membongkokkan tubuh yang menyamai gerakan solat.

Beliau berkata, keputusan positif itu adalah berdasarkan ukuran saintifik dengan meletakkan beberapa sensor (pengesan) di tulang belakang pesakit untuk melihat isyarat otot.

Katanya, hasil kajian mendapati pesakit yang mengikuti terapi solat selama sebulan, iaitu dengan membuat rukuk 90 darjah, sakit pinggangnya berkurangan.

"Ini membuktikan terapi solat boleh digunakan untuk merawat sakit pinggang. Kita akan menerbitkan buku kedua terapi solat yang bukan saja sesuai untuk wanita normal, tetapi untuk wanita mengandung. Bukan Islam juga boleh mengikuti terapi ini dengan melakukan senaman sama seperti gerakan solat," katanya.

Jangan terkejut kerana solat boleh merawat Erektil Disfungsi (ED) atau lebih dikenali sebagai mati pucuk, masalah kesihatan yang lelaki amat takut.

Untuk lelaki normal, keupayaan seksual adalah tiga kali penegangan ketika tidur dan volum ketika ketegangan mesti lebih 200 peratus.

"Kajian dilakukan dengan mengukur zakar (pesakit diajar melakukan ukuran). Pada bulan pertama, tiada ketegangan langsung, tetapi selepas melakukan terapi selama dua bulan iaitu dengan melakukan solat tambahan, sudah ada ketegangan dan volum mencapai tahap normal," katanya.

Beliau berkata, terapi adalah dengan cara melakukan solat sunat sebanyak tiga kali seminggu dengan setiap terapi sebanyak 12 rakaat atau kira-kira 30 minit

Selain itu, katanya antara hasil kajian yang menarik perhatian pakar sakit jantung ialah mengenai kadar denyutan jantung kerana selama ini, kajian saintifik lain menyatakan bahawa kadar denyutan jantung paling rendah adalah ketika berbaring.

"Kajian mendapati ketika solat, keadaan sujud mencatatkan kadar denyutan paling rendah dan lebih baik berbanding ketika baring. Ini menunjukkan posisi tubuh ketika solat adalah bagus," katanya.

Sehubungan itu, katanya kajian akan dilakukan dengan lebih meluas untuk melihat sama ada posisi tubuh ketika solat boleh merawat sakit jantung. Katanya, pakar jantung gembira dengan hasil kajian itu kerana boleh memperkenalkan terapi solat kepada pesakit jantung untuk melakukan senaman. Ketika ini, setiap pesakit jantung perlu melakukan senaman selama 30 minit setiap hari.

- Berita Harian

READ MORE- Rahsia Solat Dari Sudut Sains Dan Kesihatan

Thursday, August 12, 2010

Al-Ghurabaa' (orang asing/dagang)

Assalammualaikum wrt wbt..

Bersua lagi dgn persoalan yg diutarakan oleh sahabat sy semalam.Insyallah mana yg baik itu dtg drpd yg Maha SATU itu.so persoalannya itu nak diperjelaskan & mengetahui hadith al-ghurabaa' (orang asing/dagang).Bila sebut pasal 'al-ghurabaa' ni teringat akan sebuah nasyeed yg menceritakan mengenai al-ghurabaa' itu.Jom membaca sejenak..

Hadith diriwayatkan oleh ABu hurairah dikeluarkan oleh Imam Muslim.
"Sesungguhnya Islam dimulai dengan ghuraba dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang Al-Ghuraba"

Hadith ini menyebut al-ghuraba. Ghuraba secara bebasnya kalau diterjemahkan maksud dagang. Tetapi ia bukan merujuk perdagangan spt yg kita faham.Al-Ghuraba dlm hadith itu boleh membawa maksud beberapa erti. tetapi maksud yg sahihnya ialah asing, janggal,pelik.Dari segi istilah, ia membawa maksud berikut:

1. Al-Ladzina yuslihuuna idzaa fasada an-nas (orang-orang yang berbuat kebajikan ketika manusia rosak)

Lafaz ini ada pada hadits Abdillah bin Mas'ud dengan sanad periwayatan yang sahih, hadith Abi Hurairah dengan sanad periwayatan yang ada padanya Bakr bin Saliim ASh-Showaaf dan beliau perawi yang lemah akan tetapi masih mu'tabar dan dari jalan beliau juga dalam hadits Shal bin Saad As-Saa'idiy, hadith Abdurrahman bin Sannah dengan sanad yang ada padanya Ishaaq bin Abdillah bin Abi Farwah dan beliau ini matruk, hadits Saad bin Abi Waqqaash dengan sanad periwayatan yang sahih dan dalam hadith mursal Yahya bin Said dengan sanad periwayatan yang lemah, dengan demikian nampaklah bahawa lafaz hadith ini shahih dan masyhur.

2. An-naasun shalihuuna fii unaasi suu'i kastirin man ya'shi'him aktsaru mimman yuthii'uhu (orang-orang soleh di antara banyaknya orang-orang yang buruk, orang yang menyelisihi mereka lebih banyak dari yang mentaatinya)

Lafaz tambahan dari hadith tersebut ada pada hadith Abdillah bin Amr bin Al-Ash dari riwayatnya shahih. Sedangkan As-Subkiy telah melakukan kesalahan karena menyebutkannya pada bab yang berisi kumpulan hadith-hadith yang tidak ada asalnya dalam kitab Ihya Ulumuddin dalam tulisan beliau tentang biografi Abu Hamid Al-Ghozaliy dalam kitab Thabaqaatusy Syafi'iyah 4/145 dan ini merupakan kesalahan yang besar apalagi hadith ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad dam Musnadnya.

kesimpulannya: ia merujuk betapa dulu Islam asing di pandangan masyarakat arab dan tidak diambil peduli. Dan ia akan kembali menjadi seperti. Oleh itu, berbahagialah org mencari Islam, org yg menerima Islam, mengamalkan Islam spt mana zaman sabiqun awwalun. Ramainya yg menentang mereka, Bilal disiksa. Khabab bin Alarat dipanggang. Sumayyah dan Yaseer terbunuh. Khabar gembira buat mereka. Dan zaman itu akan kembali. Islam di pinggir. Org yg mengamalkan islam dikatakan kolot.

1. Menurut Imam Nawawi, Qadhi 'Iyad mengatakan bahawa Ibnu Abi Uwais telah meriwayatkan dari Imam Malik rh. bahawa maknanya di Madinah. Maksudnya Islam telah bermula secara dagang di Madinah dan akan kembali ke sana.

Akan tetapi pendapat Qadhi 'Iyad sendiri ialah: Zahir hadis adalah umum, yakni Islam telah dimulai oleh golongan yang sedikit kemudian berkembang tetapi akhirnya akan kembali berkurangan sehingga berada pada golongan yang sedikit sebagaimana ia bermula.

2. Menurut al-Sindi (syarh Sunan Ibnu Majah), Islam bermula dagang kerana penganutnya yang sedikit. Ia akan kembali dagang kerana kurangnya orang yang menegakkannya walaupun penganutnya ramai. al-Ghuraba' ialah mereka yang menegakkannya. Mereka dipanggil al-Nuzza', iaitu orang yang keluar meninggalkan watan mereka untuk menegakkan sunnah-sunnah Islam, dan menurut pendapat sebahagian ulama' salaf, mereka adalah Ahlul Hadis.

3. Manakala al-Ghuraba' menurut al-Mubarakapuri (syarh Jami' al-Tirmizi) ialah orang Islam di awal Islam dan di akhir Islam, ekoran kesabaran mereka menghadapi penindasan dan sebagainya.

Kadang-kadang kita terasa yang diri kita hidup di dalam suasana yang asing.

Tatkala orang lain bermewah-mewahan, berseronokan, berjoli, mengaut habis keuntungan dunia, melanggar perintah2 Tuhan dan sebagainya.

Ssedangkan kita tetap dalam keadaan qanaah, malah patuh dengan perintah Tuhan. Berjaga-jaga dalam setiap hal. Meninggalkan yang haram dan syubhah. Sentiasa cuba utk bersikap warak dalam hal keduniaan. Menjaga amalan2 sunnah, malah berittiba’ dengannya. Kita lihat tak ramai yang begitu.

Rugikah kita? Oh tidak! Memang itu sudah dijanjikan Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam. Kita yang cuba utk kekal dalam beragama akan merasa diri asing. Lihatlah sekeliling… Nescaya kita akan lihat sangat sedikit orang yang mahukan ISLAM. Semoga perasaan asing yang melanda diri terubat dengan pesan Nabi sallAllahu ‘alaihi wasallam berikut: (InsyaALLAH kita akan beruntung)

“Sesungguhnya bermula datangnya Islam dianggap asing dan akan datang kembali asing. Namun berbahagialah orang-orang asing itu. Para sahabat bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud orang asing itu?” Lalu Rasulullah menjawab, “Orang yang melakukan kebaikan-kebaikan di saat orang-orang melakukan kerosakan.” (HR. Muslim)



Dari Ibnu Umar rodhiALLAHU ‘anhu berkata: Rasulullah sallALLAHU ‘alaihi wa sallam memegang pundakku dan bersabda, “Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau penyeberang jalan.” Ibnu Umar rodhiALLAHU ‘anhu berkata, “Jika kamu berada di petang hari, jangan menunggu pagi hari, dan jika engkau di pagi hari janganlah menunggu petang, manfaatkanlah masa sihat. Sebelum datang masa sakitmu dan saat hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. Bukhari)

Waallahualam..
READ MORE-

Ghuraba'...



Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Islam bermula dalam keadaan asing (gharib), dan akan kembali di anggap asing sebagaimana bermula. Maka beruntunglah orang-orang asing itu (ghuraba).” (HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah, juga dari Ibnu Umar namun tanpa kalimat “Beruntunglah orang-orang asing itu”. Imam Tirmidzi meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud. Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Abu Hurairah, Ibnu Mas’ud, dan Anas. Imam Baihaqy dari Katsir bin Abdullah bin Auf, dari Ayahnya dari kakeknya. Imam Thabrani dari Salman, Sahl bin Saad as Saidi, dan Ibnu Abbas ridhwanullah ‘alaihim ajma’in)

Rasulullah Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan, “Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan orang yang asing.” (HR. Bukhari)

Dalam riwayat Imam Thabrani dari Sahl radhiallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditanya, “Siapakah Ghuraba itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yaitu orang-orang yang melakukan perbaikan ketika orang-orang lain rusak.”

Dalam riwayat Imam Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, maksud ghuraba adalah An Nuzza’ minal Qaba-il (Orang-orang yang memutuskan diri dari golongannya). Maksudnya tidak fanatik dengan golongannya. Dalam riwayat Imam Baihaqy dan Imam Tirmidzi yang lain , maksud ghuraba adalah “Orang-orang yang menghidupkan sunnahku dan mengajarkannya kepada manusia.”

Dalam riwayat Imam Ahmad dan Imam Thabrani, maksud ghuraba adalah “Manusia shalih yang sedikit di antara manusia yang banyak. Orang yang menentang mereka lebih banyak di banding yang mentaati mereka.”

Syaikh Saad al Ghamidi seorang aktifis Ikhwan, munsyid (penasyid) , hafizh dan qari terkenal yang murattalnya telah menyebar di negeri-negeri muslim, berkata dalam intro nasyid Arab yang sangat terkenal di kalangan aktifis harakah pada tahun 90-an berjudul Ghuraba yang dilantunkan oleh Syaikh al Ghamidi sendiri dalam album Ad Damaam 2:

Bukanlah orang asing itu yang berpisah dari negerinya. Tetapi orang asing itu adalah orang yang melihat manusia di sekitarnya bermain-main, ia membangunkan manusia sekitarnya yang tertidur, dan ia di atas jalan kebaikan ketika manusia di sekitarnya terbawa kesesatan. Benarlah perkataan penyair, ketika ia berkata:

Seorang sahabat berkata, engkau terlihat asing
Di antara manusia, engkau tidak memiliki kekasih
Aku berkata: sekali-kali tidak, bahkan manusia itulah yang terasing
Aku berada pada duniaNya dan mendapat petunjuk di atas jalanNya
Demikianlah orang terasing. Orang terasing di sisi manusia ia laksana terpenjara, tetapi ia mulia di sisi Rabb mereka. Demikian Syaikh al Ghamidi

Gharib Bukan ‘Uzlah

Ada perbedaan mendasar antara غريب(gharib - terasing) dengan عزلة (‘uzlah – mengasingkan diri). Gharib dalam konteks ini adalah orang yang terasing karena masyarakatnya yang menganggapnya asing, walau ia hidup di tengah masyarakat dan bagian dari mereka, dan ia tidak menjauh dari masyarakat. Sedangkan uzlah adalah orang yang memisahkan diri (i’tizal) dari masyarakat, ia sendiri yang lari dari masyarakat, bukan masyarakat yang menjauh darinya.

Ya, jadilah ghuraba (orang-orang terasing), bukan karena kita pendatang baru di kampung halaman, melainkan karena kita memegang teguh prinsip-prinsip agama, di tengah masyarakat yang telah melupakan agama. Manusia yang memegang teguh sunah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di tengah masyarakat yang tidak kenal siapa sosok nabinya, bahkan istihza (memperolok-olok) sunahnya. Memegang teguh akhlak dan adab Islam, di tengah masyarakat yang terpukau dengan akhlak dan adab Barat yang sekuler dan liberal, atau akhlak dan adab timur yang sinkretisme. Memegang teguh solusi Islam di tengah masyarakat yang lebih mempercayai solusi Barat atau sebaliknya, ucapan para dukun dan penyihir timur.

Memegang teguh fikrah Islam di tengah masyarakat yang terpesona fikrah filsafat. Kita terasing di kampung sendiri karena ini, terasing di kantor karena ini, terasing di parlemen karena ini, terasing di kampus karena ini, bahkan terasing di keluarga sendiri karena ini; karena apa? karena Islam yang kita bawa. Bukan karena kita lari dari mereka. Bukan pula karena kita tidak mengenalkan diri. Mereka telah mengenal kita dan keluarga kita dengan baik, telah mengenal aqidah kita, keimanan, fikrah, akhlak dan adab, serta solusi yang kita bawa, justru karena itu kita dianggap asing. Apa yang kita bawa dan tanamkan, dianggapnya bertentangan dengan kebiasaan, adat, tradisi, kepentingan, dan hawa nafsu mereka. Terasing bukan karena kita menjauh, terasing karena nilai kebaikan yang kita bawa telah menjadi hal yang aneh dan ‘baru’ bagi mereka karena kemalasan mereka mengkaji agama. Lebih dari itu, apa yang kita bawa menjadi ancaman bagi keadaan status hidup mereka.

Kalau kita telah mengalami ini, di mana saja kita beraktifitas da’wah, lalu kita bersabar atas segala macam cobaan dan fitnah manusia, maka mudah-mudahan kita termasuk golongan ghuraba, bukan golongan yang kabur dari keadaan.

READ MORE- Ghuraba'...

Monday, July 12, 2010

Qari Tujuh Yang Masyhur

Para Qari yang hafal Al-Qur'an dan terkenal dengan hafalan serta ketelitiannya, dan menyampaikan qira'at kepada kita sesuai dengan yang mereka terima dari sahabat Rasulullah SAW.
Qira'at yang mutawatir semuanya kita kutip dari para qari yang hafal Al-Qur'an dan terkenal dengan hafalan serta ketelitiannya. Mereka ialah imam-imam qira'at yang masyhur yang meyampaikan qira'at kepada kita sesuai dengan yang mereka terima dari sahabat Rasulullah SAW. Mereka memiliki keutamaan ilmu dan pengajaran tentang kitabullah Al-Qur'an sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Sebaik-baiknya orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya".
Syaikh Abul Yusri 'Abidin telah menyebutkan nama-nama qari dalam dua bait sya'ir:
Nafi', Ibnu Katsir, 'Ashim dan Hamzah, Abu 'Amer, Ibnu 'Amir dan Kisaiy. Itulah tujuh Imam yang tak diragukan lagi.

1. Ibnu 'Amir
Nama lengkapnya adalah Abdullah al-Yahshshuby seorang qadhi di Damaskus pada masa pemerintahan Walid ibnu Abdul Malik. Pannggilannya adalah Abu Imran. Dia adalah seorang tabi'in, belajar qira'at dari Al-Mughirah ibnu Abi Syihab al-Mahzumy dari Utsman bin Affan dari Rasulullah SAW. Beliau Wafat di Damaskus pada tahun 118 H. Orang yang menjadi murid, dalam qira'atnya adalah Hisyam dan Ibnu Dzakwan.
Dalam hal ini pengarang Asy-Syathiby mengatakan: "Damaskus tempat tinggal Ibnu 'Amir, di sanalah tempat yang megah buat Abdullah. Hisyam adalah sebagai penerus Abdullah. Dzakwan juga mengambil dari sanadnya.

2. Ibnu Katsir
Nama lengkapnya adalah Abu Muhammad Abdullah Ibnu Katsir ad-Dary al-Makky, ia adalah imam dalam hal qira'at di Makkah, ia adalah seorang tabi'in yang pernah hidup bersama shahabat Abdullah ibnu Jubair. Abu Ayyub al-Anshari dan Anas ibnu Malik, dia wafat di Makkah pada tahun 120 H. Perawinya dan penerusnya adalah al-Bazy wafat pada tahun 250 H. dan Qunbul wafat pada tahun 291 H.
Asy-Syathiby mengemukakan: "Makkah tempat tinggal Abdullah. Ibnu Katsir panggilan kaumnya. Ahmad al-Bazy sebagai penerusnya. Juga..... Muhammad yang disebut Qumbul namanya.

3. 'Ashim al-Kufy
Nama lengkapnya adalah 'Ashim ibnu Abi an-Nujud al-Asady. Disebut juga dengan Ibnu Bahdalah. Panggilannya adalah Abu Bakar, ia adalah seorang tabi'in yang wafat pada sekitar tahun 127-128 H di Kufah. Kedua Perawinya adalah; Syu'bah wafat pada tahun 193 H dan Hafsah wafat pada tahun 180 H.
Kitab Syathiby dalam sya'irnya mengatakan: "Di Kufah yang gemilang ada tiga orang. Keharuman mereka melebihi wangi-wangian dari cengkeh Abu Bakar atau Ashim ibnu Iyasy panggilannya. Syu'ba perawi utamanya lagi terkenal pula si Hafs yang terkenal dengan ketelitiannya, itulah murid Ibnu Iyasy atau Abu Bakar yang diridhai.

4. Abu Amr
Nama lengkapnya adalah Abu 'Amr Zabban ibnul 'Ala' ibnu Ammar al-Bashry, sorang guru besar pada rawi. Disebut juga sebagai namanya dengan Yahya, menurut sebagian orang nama Abu Amr itu nama panggilannya. Beliau wafat di Kufah pada tahun 154 H. Kedua perawinya adalah ad-Dury wafat pada tahun 246 H. dan as-Susy wafat pada tahun 261 H.
Asy-Syathiby mengatakan: "Imam Maziny dipanggil orang-orang dengan nama Abu 'Amr al-Bashry, ayahnya bernama 'Ala, Menurunkan ilmunya pada Yahya al-Yazidy. Namanya terkenal bagaikan sungai Evfrat. Orang yang paling shaleh diantara mereka, Abu Syua'ib atau as-Susy berguru padanya.

5. Hamzah al-Kufy
Nama lengkapnya adalah Hamzah Ibnu Habib Ibnu 'Imarah az-Zayyat al-Fardhi ath-Thaimy seorang bekas hamba 'Ikrimah ibnu Rabi' at-Taimy, dipanggil dengan Ibnu 'Imarh, wafat di Hawan pada masa Khalifah Abu Ja'far al-Manshur tahun 156 H. Kedua perawinya adalah Khalaf wafat tahun 229 H. Dan Khallad wafat tahun 220 H. dengan perantara Salim.
Syatiby mengemukakan: "Hamzah sungguh Imam yang takwa, sabar dan tekun dengan Al-Qur'an, Khalaf dan Khallad perawinya, perantaraan Salim meriwayatkannya.
6. Imam Nafi.
Nama lengkapnya adalah Abu Ruwaim Nafi' ibnu Abdurrahman ibnu Abi Na'im al-Laitsy, asalnya dari Isfahan. Dengan kemangkatan Nafi' berakhirlah kepemimpinan para qari di Madinah al-Munawwarah. Beliau wafat pada tahun 169 H. Perawinya adalah Qalun wafat pada tahun 12 H, dan Warasy wafat pada tahun 197 H.
Syaikh Syathiby mengemukakan: "Nafi' seorang yang mulia lagi harum namanya, memilih Madinah sebagai tempat tinggalnya. Qolun atau Isa dan Utsman alias Warasy, sahabat mulia yang mengembangkannya.

7. Al-Kisaiy
Nama lengkapnya adalah Ali Ibnu Hamzah, seorang imam nahwu golongan Kufah. Dipanggil dengan nama Abul Hasan, menurut sebagiam orang disebut dengan nama Kisaiy karena memakai kisa pada waktu ihram. Beliau wafat di Ranbawiyyah yaitu sebuah desa di Negeri Roy ketika ia dalam perjalanan ke Khurasan bersama ar-Rasyid pada tahun 189 H. Perawinya adalah Abul Harits wafat pada tahun 424 H, dan ad-Dury wafat tahun 246 H.
Syathiby mengatakan: "Adapun Ali panggilannya Kisaiy, karena kisa pakaian ihramnya, Laits Abul Haris perawinya, Hafsah ad-Dury hilang tuturnya.
READ MORE-

WANITA ITU..

WANITA ITU..

ayuh khatam Quranul Kareem

ayuh khatam Quranul Kareem

~Allahu Akhbar~